MUSLIM HOMEPAGE
Media Informasi Ikan Air Tawar Natif dan Endemik Sumatera Selatan Indonesia
Selasa, 03 Maret 2026
Selasa, 17 Februari 2026
Morfometrik-Meristik, Hubungan Panjang-Berat dan Faktor Kondisi Ikan Lele Limbat (Clarias nieuhofii) asal Lebak Lebung Merlung, Ogan Komering Ilir
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji karakter morfometrik dan meristik, hubungan panjangberat, serta faktor kondisi ikan lele limbat (Clarias nieuhofii) yang berasal dari Lebak Lebung Merlung, Kabupaten Ogan Komering Ilir. Data dikumpulkan melalui pengukuran langsung terhadap 60 ekor ikan dengan metode purposive sampling pada bulan Mei hingga Juni 2025. Hasil analisis menunjukkan bahwa ikan memiliki panjang total rata-rata 14,70 cm dengan variasi stabil pada jumlah jari-jari sirip, yang mencerminkan karakteristik spesies yang khusus. Selain itu, hubungan panjang-berat menunjukkan pola pertumbuhan allometrik negatif dengan nilai konstanta b sebesar 0,0992, mengindikasikan bahwa pertambahan panjang lebih dominan dibandingkan berat, sesuai dengan karakter ikan sebagai perenang aktif. Faktor kondisi ratarata sebesar 1,014 menandakan bahwa kondisi fisiologis ikan dalam habitat aslinya berada dalam keadaan baik dan proporsional.
Kata Kunci: Morfometrik-Meristik, Faktor Kondisi, Hubungan Panjang-Berat, Lele Limbat
Full text dapat didownlaod pada link: https://ejournal.uniski.ac.id/index.php/jppu/article/view/445/328
Biodiversitas Ikan di Sungai Putak, Kecamatan Gelumbang, Kabupaten Muara Enim, Provinsi Sumatera Selatan
ABSTRAK
Biodiversitas ikan di suatu ekosistem perairan merupakan indikator kesehatan lingkungan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui biodiversitas ikan di Sungai Putak. Penelitian dilakukan melalui observasi langsung dengan pengambilan sampel ikan di tiga stasiun pada musim peralihan (kemarau-hujan). Pengumpulan ikan menggunakan alat tangkap tradisional (jala, jaring, bubu, pancingan). Data dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan keberadaan 18 spesies ikan yang termasuk dalam 9 famili, 14 genus, dengan total 298 individu. Channa striata merupakan spesies paling banyak tertangkap, sedangkan Notopterus notopterus dan Pangasius micronema merupakan spesies paling sedikit tertangkap. Indeks keanekaragaman spesies, indeks kemerataan jenis, dan indeks dominansi adalah 2,6; 0,94; dan 0,08. Indeks kesamaan komunitas antar lokasi berkisar antara 94-97%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur komunitas ikan di Sungai Putak berada pada kondisi relatif stabil, sehingga data ini dapat dijadikan dasar dalam pengelolaan sumber daya perikanan berkelanjutan serta upaya konservasi.
Karakteristik Morfometrik-Meristik Notopterus notopterus dan Chitala hypselonotus asal Sungai Kelekar, Sumatera Selatan
ABSTRAK
Notopterus notopterus dan Chitala hypselonotus merupakan spesies ikan asli Sumatera Selatan, Indonesia. Kedua spesies ini termasuk dalam famili Notopteridae. Secara morfologi kedua spesies ini sangat mirip. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan karakter morfometrik–meristik N. notopterus dan C. hypselonotus asal Sungai Kelekar, Sumatera Selatan. Penelitian ini telah dilaksanakan di Laboratorium Dasar Perikanan, dan Kolam Percobaan, Program Studi Budidaya Perairan, Jurusan Perikanan, Fakultas Pertanian, Universitas Sriwijaya, pada April-Juni 2025. Penelitian ini menggunakan metode studi komparatif. Pengumpulan sampel kedua spesies menggunakan teknik purposive random sampling. Sampel yang digunakan sebanyak 10 ekor N. notopterus (bobot tubuh=103,2- 153,4 g, panjang total=250-280 mm) dan 10 ekor C. hypselonotus (bobot tubuh=102-162,1 g, panjang total=250-300 mm). Parameter penelitian meliputi 18 karakter morfometrik, dan 5 karakter meristik. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan (P-value <0,05) antara karakteristik morfometrik N. notopterus dan C. hypselonotus yang terletak pada karakter DM (P-value=0,020), PPD (P-value=0,000), PPP (P-value=0,000), PSD (P-value=0,023), PPA (P-value=0,006), dan PSA (P-value=0,014). Karakteristik meristik N. notopterus yakni P. 8-10, D. 9-10, V. 2, dan A+E. 90- 118, C. hypselonotus yakni P. 9-10, D. 9-10, V. 2, dan A+E. 120-126. Terdapat perbedaan karakteristik meristik N. notopterus dan C. hypselonotus pada sirip anal yang menyatu dengan sirip ekor (SA+E). Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi untuk penelitian lebih lanjut.
Full text dapat didownload pada link: https://ejournal.uniski.ac.id/index.php/jppu/article/view/442/325
Morfometrik-Meristik, Hubungan Panjang-Berat, dan Faktor Kondisi Ikan Lais (Kryptopterus cryptopterus) asal Lebak Batanghari Buntu, Pedamaran II, Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan
ABSTRAK
Full text bisa didownload pada link ini: https://ejournal.uniski.ac.id/index.php/jppu/article/view/441/324