Selasa, 17 Februari 2026

Biodiversitas Ikan di Sungai Putak, Kecamatan Gelumbang, Kabupaten Muara Enim, Provinsi Sumatera Selatan

ABSTRAK 

Biodiversitas ikan di suatu ekosistem perairan merupakan indikator kesehatan lingkungan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui biodiversitas ikan di Sungai Putak. Penelitian dilakukan melalui observasi langsung dengan pengambilan sampel ikan di tiga stasiun pada musim peralihan (kemarau-hujan). Pengumpulan ikan menggunakan alat tangkap tradisional (jala, jaring, bubu, pancingan). Data dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan keberadaan 18 spesies ikan yang termasuk dalam 9 famili, 14 genus, dengan total 298 individu. Channa striata merupakan spesies paling banyak tertangkap, sedangkan Notopterus notopterus dan Pangasius micronema merupakan spesies paling sedikit tertangkap. Indeks keanekaragaman spesies, indeks kemerataan jenis, dan indeks dominansi adalah 2,6; 0,94; dan 0,08. Indeks kesamaan komunitas antar lokasi berkisar antara 94-97%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur komunitas ikan di Sungai Putak berada pada kondisi relatif stabil, sehingga data ini dapat dijadikan dasar dalam pengelolaan sumber daya perikanan berkelanjutan serta upaya konservasi. 


Karakteristik Morfometrik-Meristik Notopterus notopterus dan Chitala hypselonotus asal Sungai Kelekar, Sumatera Selatan

ABSTRAK 

Notopterus notopterus dan Chitala hypselonotus merupakan spesies ikan asli Sumatera Selatan, Indonesia. Kedua spesies ini termasuk dalam famili Notopteridae. Secara morfologi kedua spesies ini sangat mirip. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan karakter morfometrik–meristik N. notopterus dan C. hypselonotus asal Sungai Kelekar, Sumatera Selatan. Penelitian ini telah dilaksanakan di Laboratorium Dasar Perikanan, dan Kolam Percobaan, Program Studi Budidaya Perairan, Jurusan Perikanan, Fakultas Pertanian, Universitas Sriwijaya, pada April-Juni 2025. Penelitian ini menggunakan metode studi komparatif. Pengumpulan sampel kedua spesies menggunakan teknik purposive random sampling. Sampel yang digunakan sebanyak 10 ekor N. notopterus (bobot tubuh=103,2- 153,4 g, panjang total=250-280 mm) dan 10 ekor C. hypselonotus (bobot tubuh=102-162,1 g, panjang total=250-300 mm). Parameter penelitian meliputi 18 karakter morfometrik, dan 5 karakter meristik. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan (P-value <0,05) antara karakteristik morfometrik N. notopterus dan C. hypselonotus yang terletak pada karakter DM (P-value=0,020), PPD (P-value=0,000), PPP (P-value=0,000), PSD (P-value=0,023), PPA (P-value=0,006), dan PSA (P-value=0,014). Karakteristik meristik N. notopterus yakni P. 8-10, D. 9-10, V. 2, dan A+E. 90- 118, C. hypselonotus yakni P. 9-10, D. 9-10, V. 2, dan A+E. 120-126. Terdapat perbedaan karakteristik meristik N. notopterus dan C. hypselonotus pada sirip anal yang menyatu dengan sirip ekor (SA+E). Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi untuk penelitian lebih lanjut. 


Full text dapat didownload pada link: https://ejournal.uniski.ac.id/index.php/jppu/article/view/442/325

Morfometrik-Meristik, Hubungan Panjang-Berat, dan Faktor Kondisi Ikan Lais (Kryptopterus cryptopterus) asal Lebak Batanghari Buntu, Pedamaran II, Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan

 ABSTRAK 

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik morfometrik dan meristik, menganalisis hubungan panjang-berat, serta mengevaluasi faktor kondisi ikan Kryptopterus cryptopterus dari lebak Batanghari Buntu, Pedamaran II, Sumatera Selatan. Sebanyak 70 ekor sampel dianalisis melalui metode purposive sampling. Pengukuran morfometrik mencakup 20 karakter, dan karakter meristik terdiri atas 5 parameter. Hasil penelitian menunjukan bahwa hubungan panjang-berat mengikuti persamaan W=0,0043L3,0404 (R²=0,9252), yang menunjukkan pertumbuhan allometrik positif. faktor kondisi (Kn) berkisar antara 0,677 hingga 1,449 dengan rata-rata 1,0009, yang menandakan bahwa sebagian besar ikan berada dalam kondisi fisiologis yang baik. Hasil penelitian ini memberikan data biologi dasar untuk pengelolaan dan konservasi spesies ikan penting ini secara berkelanjutan. 


Minggu, 21 Desember 2025

Study on morphometric-meristic characteristics, growth patterns and condition factors of the Sumatran featherback (Chitala hypselonotus, bleeker 1852) from the Kelekar River in South Sumatra, Indonesia

 


Muslim, M., Taqwa, F. H., Dahnia, L., Makarim, H., Oktarina, S., Zhafirah, N. (2025). Study on morphometric-meristic char acteristics, growth patterns and condition factors of the Sumatran featherback (Chitala hypselonotus, Bleeker 1852) from the Kelekar River in South Sumatra, Indonesia. EUREKA: Life Sciences, 3 (55), 3–11. https://doi.org/10.21303/2504-5695.2025.003992