Ikan berengit adalah sebutan untuk ikan dengan nama ilmiah Mystus singaringan dan Mystus negricep. kedua spesies ikan ini sangat mirip. Masyarakat Sumatera Selatan menyebut nama ikan ini berenget, beringit, bahkan ada yang menyebutnya ikan baung kecil. Sepintas memang ikan ini mirip dengan baung, tapi sebenarnya berbeda secara morfologi. Ikan ini sangat disukai masyarakat.Ikan ini sering dimasak pindang, goreng, brengkes. Harga ikan ini lebih rendah dibanding ikan baung. Ikan ini masih bnayak ditemukan diSumatera Selatan, khuusnya di DAS Musi bagian tengah dalam wilayah Kab. Musi Banyuasin, Banyuasin, Muara Enim, Penukal Abab Lematang Ilir, dan DAS Ogan Ilir.
Senin, 04 Februari 2019
Sabtu, 02 Februari 2019
Ikan Bentulu (Barbichthys laevis)
Ikan bentulu (Barbichthys laevis) merupakan salah satu jenis ikan air tawar. Ikan ini ditemukan di Sungai Penukal Kabupaten PALI Sumsel. Ukuran ikan ini kecil-sedang. Ikan ini memiliki kemampuan melompat yang cukup tinggi. Jika penangkapan menggunakan "tangkul" ikan ini sangat tinggi lompatannya untuk keluar. Daging ikan ini banyak mengandung duri-duri halus. Selain dikonsumsi segar, ikan ini sering dijadikan ikan asin. Bentuk tubuh dan warna ikan ini sangat menarik, cocok dijadikan ikan hias. Namun akuarium pemeliharaan ikan ini harus memiliki tutup, karena ikan ini jika baru dipelihara dalam akuarium sering melompat keluar akuarium.
Ikan putak (Notopterus notopterus)
Ikan putak (Notopterus notopterus) merupakan spesies ikan air tawar yang berkerabat dekat dengan ikan belido (Chitala lopis, Chitala borneoensisi, Chitala hypselonotus). Ikan putak ukurannya lebih kecil dibandingkan ikan belido. Selain ukuran, warna dan morfologi ikan putak sedikit berbeda dengan belida. Rasa daging putak hampir sama dengan belida, namun ikan putak lebih banyak duri halusnya. Ikan ini lebih sering dijadikan bahan baku campuran pembuatan kerupuk-kemplang khas Palembang. Selain itu, ikan ini sering juga diawetkan menjadi ikan salai dan pekasam. Ikan ini masih bisa ditemukan di Sumatera Selatan. Habitat ikan putak di rawa-rawa banjiran dan sungai.
Jumat, 01 Februari 2019
Ikan Lais Palembang (Kryptopterus palembangensis)
Ikan lais yang satu ini jenis ikan lais endemik Palembang, makanya nama ilmiahnya ikan ini yakni Kryptopterus palembangensis. Palembangensis diambil dari daerah habitat ikan ini berada yakni di Palembang. Ikan ini banyak ditemukan di DAS Musi bagian tengah. Ukuran ikan ini sedang tidak sebesar ikan lais timah. Ikan ini banyak dijadikan ikan salai. Ikan lais salai di Kota Palembang sudah banyak dijual di supermarket/mall modern. Menu ikan lais brengkes tempoyak sangat populer di masyarakat Sumatera Selatan.
Ikan Lais (Kryptopterus lais)
Ikan lais yang satu ini endemik Indonesia (Sumatera dan Kalimantan). Nama ilmiahnya Kryptopterus lais diambil dari bahasa melayu silais atau lais. Ikan kelompok/genus Kryptopterus di Sumatera dan Kalimanatan dinamakan ikan lais. Ikan ini ukurannya tidak besar seperti ikan lais timah. Ikan ini juga bernilai ekonomis tinggi. Selain dikonsumsi segar, ikan ini banyak diawetkan menjadi ikan lais salai. Harga ikan lais ini jika dsudah menjadi ikan salai dapat mencapai 150ribu/kg.
Ikan Lais Timah (Kryptopterus apogon)
Ikan lais timah salah satu jenis ikan air tawar yang bernilai ekonomis tinggi. Harga ikan ini dapat mencapai 120ribu/kg. Ukuran ikan ini cukup besar dapat mencapai 5 kg/ekor. Habitat utama ikan ini di sungai-sungai besar. Di Sumatera Selatan, ikan ini bnayak ditemukan di Sungai Musi, Sungai Lematang, dan Sungai Ogan. Ikan ini sangat disukai masyarakat, warna dah daging putih, Menu masakan ikan ini beragam, seperti pindang, brengkes, panggang. Selain dikonsumsi dalam bentuk segar ikan ini juga sering dibuat ikan salai.
Langganan:
Postingan (Atom)





